Roadshow dan Silaturahmi Lintas Agama di Kawasan Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus, Ganjuran, Bantul

Minggu, 17 April 2022 bertepatan dengan perayaan puncak Hari Raya Paskah, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Studi Agama-Agama UIN Sunan Kalijaga telah menyelenggarakan kegiatan Roadshow dan Silaturahmi Lintas Agama di Kawasan Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus, Ganjuran, Bantul.

Kegiatan ini dibuka untuk umum sehingga tidak hanya dimeriahkan oleh mahasiswa Studi Agama-agama secara khusus, melainkan diikuti oleh peserta dari program studi lain, termasuk dua mahasiswa CRCS UGM. Antusiasme mahasiswa secara umum sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan tersebut. Namun, karena keterbatasan HMPS SAA, peserta yang mendaftar tidak semua dapat diterima.

Ketua HMPS Studi Agama-Agama Bilqis mengatakan,"Kami tidak bisa menerima semua pendaftar, karena kegiatan ini pesertanya dibatasi. Mudah-mudahan, para pendaftar yang tidak bisa ikut kali ini bisa mengikuti di Roadshow dan Silaturahmi Lintas Agama mendatang."

Dengan mengangkat tema "Urgensi Akulturasi Budaya Lokal dalam Penyebaran Agama" pada kegiatan ini, dimaksudkan agar pemahaman peserta, khususnya mahasiswa, pada isu agama dan budaya meningkat dan mendalam. Artinya, latar belakang berdirinya rumah peribadatan di kasawan Gereja dan Hati Kudus Tuhan Yesus tidak hanya dipengaruhi satu aspek murni agama saja, tapi faktor budaya, ekonomi, kelas sosial, dan adat-istiadat jawa ikut memperkaya perspektif bagaimana suatu agama dapat diterima dan dianut oleh masyarakat setempat.

Pemahaman konsep akulturasi budaya dalam agama juga digali lebih dalam baik dalam agama Katolik maupun Islam. Selain itu, dijelaskan oleh Ibnul Hafidz selaku Ketua Panitia, acara ini telah berhasil menghadirkan ruang diskusi dan dialog pada aspek-aspek kegamaan yang sering memiliki prasangka buruk dari luar(outsider), sehingga dengan terhapusnya prasangka-prasangka buruk tersebut, hubungan antar umat beragama dan lintas iman bisa lebih erat lagi.

“Yang menarik dari Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus, Ganjuran, ini adalah bagaimana citra Yesus dan Maria yang ditampilkan pada nuansa budaya jawa yang kental. Ornamen dan Kawasan di sana sangat khas sekali…”tutur Aviccena, Ketua Divisi Intelektual HMPS.

Rincian kegiatan tersebut dimulai dengan Pembukaan Resmi; kemudiantourberkeliling kasawan Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus; acara Inti yakni “diaolog” dipimpin oleh dua pemateri antara Bapak Arafat Noor, M.Ag. dengan Romo Heremonius Roni Suryo Nugroho. Kemudian, dalam kegiatan ini Mahasiswa mendapat kesempatan oleh pihak gereja untuk menyaksikan Misa Sore, meski tidak sampai usai, karena peserta harus berbuka puasa dan shalat Magrib berjamaah.

“Semoga kegiatan Dialog Lintas Agama ini mampu menjembatani pemahaman dan merekatkan kerja sama kedepannya. Indonesia yang multikultur dan multi-religion ini bisa dikelola dengan baik oleh generasi-generasi muda selanjutnya. Saya sendiri, ikut senang bisa menambah wawasan mengenai Agama Katolik”⸺tutur Revi Mahersa, Mahasiswa Ilmu Al-Quran dan Tafsir ’20 UIN Sunan Kalijaga.