Perdalam Agama Konghucu, Mahasiswa Studi Agama-agama Kunjungi Klenteng Poncowinatan

Sabtu, 01 Oktober 2022, Mahasiswa Studi Agama-agama mengunjungi Klenteng Poncowinatan, terletak di sebelah utara Tugu Yogyakarta. Selain untuk mengenal tradisi agama lain, hal ini bertujuan untuk membangun kesadaran mahasiswa dalam membangun hubungan antar agama.
Klenteng Poncowinatan memiliki nama asliKelenteng Kwan Tee Kiong, didirikan pada 1879. Di dalamnya, penganut tiga kepercayaan sepertiagama Konghucu, Tao, dan Buddha biasa melaksanakan ibadah.
Pak Margo, bersama dengan Pak Eka, selaku pengelola Klenteng, menuturkan bahwa Klenteng Poncowinatan ini menjadikan Dewa Keadilan"Kwan Tie Koen"sebagai dewa utama. Di sebelah timur ruang suci utama ada ruang pemujaan yang berisi patungFuk Ten Cen Sen(penunggu rumah). Di sebelah utara ruang suci utama (belakang) terdapat ruang pemujaan yang berisi patungDewi Kwan Im(tengah), ruang pemujaanSidharta Buddha Gautama(di kanan) dan ruang pemujaanManjusri Bodhisattva..
Letaknya yang berada di daerah pasar tidak menjadikan Klenteng Poncowinatan berada dalam kondisi kurang baik. Sebaliknya, Klenteng Poncowinatan dirawat, dikelola, dan dibersihkan tiap hari sehingga lingkungan begitu asri.
Dipimpin oleh Pak Afifur Rochman Sya'rani, S.Ag. M.A, selaku dosen dan pendamping, memberikan pengarahan agar mahasiswa menumbuhkan rasa ingin tahu dengan belajar secara langsung di lapangan (baca: Klenteng).
Sesi kunjungan ke tempat ibadah ini merupakan bagian dari kegiatan Himpunan Mahasiswa Program Studi agar para Mahasiswa mendapatkan pengalaman secara langsung. Sehingga, kemampuan interpersonal, kemampuan negosiasi, dan kemampuan mediasi dapat berkembang dengan baik.
Pada akhir sesi, Pak Roni memberikan pesan bahwa "untuk menjadi seseorang yang religius, kita harus beragama dengan hati kita, akal, dan perbuatan. Untuk selalu mensyukuri hal-hal kecil yang kita dapatkan setiap hari".
Sesi kunjungan kemudian diakhiri oleh foto bersama. Dan para Mahasiswa diperbolehkan membawa "oleh-oleh" dari Klenteng Poncowinatan.