Workshop Redesain Kurikulum Prodi Studi Agama-Agama

Workshop Redesain Kurikulum Prodi Studi Agama-Agama
Pengembangan sebuah lembaga termasuk perguruan tinggi merupakan sesuatu yang harus dilakukan. Hal ini setidaknya sebagai respon atas perkembangan yang terjadi di masyarakat dan regulasi yang dilakukan pemerintah. Selain itu, pengembangan sebagai bagian dari perubahan yang erus berjalan dengan cepat dengan adanya arus teknologi informasi. Dengan demikian, melalui kegiatan pengembangan menjadikan institusi berkembang pesat.
Keniscayaan di atas, selama tiga hari sejak tanggal 22-24 April 2019 Program Studi yang ada di bawah Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam menyelenggarakan workshop redesain kurikulum bagi Program Studi, termasuk Prodi Studi Agama-Agama. Kegiatan ini dilakukan di Swiss-Belin Hotel Solo yang diikuti oleh seluruh civitas akademika yang ada. Dengan demikian, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan akademik.
Lulusan tepat waktu menjadi bagian terpenting dalam kualitas sebuah prodi. Hal ini sebagaimana dikatakan Dr. Alim Roswantoro, M.Ag. dalam sambutan pembukaan acara workshop. Redesain kurikulum menjadi sebuah kegiatan yang dapat mengantarkan kemudahan dalam semua hal termasuk dalam hal jumlah mengajar seorang dosen. Hal ini dapat dilakukan dengan tidak membuat matakuliah dengan 2 SKS. Dengan demikian, melalui kegiatan ini seluruh komponen di fakultas dapat meningkat kualitasnya.
Selain dari pembahasan mengenai redesain kurikulum Prodi Studi Agama-Agama juga membahas terkait visi-misi prodi.