Sosialisasi Prodi Studi Agama-Agama di MAN Insan Cendekia Batam

Bersamaan dengan program sosialisasi yang dilaksanakan oleh Prodi Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga, prodi Studi Agama-Agama UIN SUKA ikut melaksanakan sosialisasi. Kegiatan sosialisasi program studi (prodi) merupakan kegiatan yang dilaksanakan guna memberikan informasi mengenai jenjang pendidikan di perguruan tinggi. Kegiatan sosialisasi kali ini dilaksanakan di Kota Batam Kepulauan Riau pada tanggal 9 Agustus 2023. Adapun sekolah yang dijadikan lokasi sosialisasi adalah Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Kota Batam. Rangkaian kegiatan ini melibatkan kasekprodi SAA dan salah satu dosen. Pada kesempatan ini Dr. Dian Nur Anna, S.Ag., M.A selaku Kaprodi SAA, Aida Hidayah, S.Th.I., M.Hum, selaku Sekretaris prodi SAA dan Derry Ahmad Rizal, M.A dosen SAA menyampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan prodi SAA.

Pada kesempatan ini materi terkait profil lulusan menjadi salah satu materi utama, dimana lulusan SAA tidak hanya dapat berkeja pada ranah pemerintahan saja. Namun ada banyak contoh lulusan SAA yang berkerja pada Perusahaan swasta baik nasional maupun internasional. Lulusan SAA banyak memberikan kontribusi pada Upaya rekonsiliasi konflik sosial keagamaan. Bergabungnya lulusan SAA pada NGO hingga pihak swasta yang bergerak pada isu sosial keagamaan menunjukkan bahwa lulusan SAA dapat bekerja pada berbagai bidang. Bapak Dr. H. Hajriyanto Y. Thohari, M.A merupakan lulusan SAA yang saat ini bekerja sebagai Dubes RI untuk Lebanon yang berkantor di KBRI Beirut. Bupati Sleman 2021-2026 ibu Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo juga merupakan lulusan SAA hingga Unsiyah Siti Marhamah, M.A yang saat ini bekerja di Yayasan Plan International Indonesia.

Kesempatan besar bagi seluruh lulusan SAA untuk dapat bekerja di berbagai bidang ini merepresentasikan profil lulusan SAA sendiri. Para lulusan dapat berkarya baik di pemerintahan, peneliti, Lembaga swasta dan Lembaga swadaya masyarakat hingga Lembaga Pendidikan dan sosial keagamaan. Lulusan dari prodi SAA dapat berkarya baik sebagai akademisi, peneliti pemula, dan pegiat hubungan antar agama sebagai bagian dari pemberdayaan dalam Masyarakat yang plural.

Pada kegiatan sosialisasi ini, kaprodi SAA juga menyampaikan bahwa prodi SAA sudah terakreditasi internasional FIBAA. Hal ini menunjukkan bahwa prodi SAA mampu bersaingin bukan hanya pada skala nasional namun juga pada ranah internasional. Sekprodi SAA juga menambahkan bahwa kesempatan terbuka lebar bagi para siswa untuk dapat mendaftar dan berkuliah di SAA. Setelah penyampaian materi ditutup dengan sesi tanya jawab yang disambut dengan antusias oleh para peserta sosialisasi. Berbagai pertanyaan diberikan yang semakin menghidupkan rangkaian acara.

Materi dalam sosialisasi Prodi SAA di madrasah dan pesantren meliputi: (1) sejarah Prodi Studi Agama Agama; (2) arti penting Studi Agama dalam konteks Indonesia yang multireligous dan multikultural; (2) mata kuliah yang ditawarkan; (3) proses pembelajaran; (4) prospek dan bidang berkarya lulusan Prodi SAA; (5) serta testimoni para alumni Prodi SAA yang telah sukses. Pada awal sosialisasi dilakukan pemutaran film yang dibuat prodi SAA pada tahun 2013 yang berjudul “Harmony”, Agar siswa/santri mengetahui secara detail proses pembelajaran di kelas perguruan tinggi khususnya prodi Sudi Agama-Agama.

Sosialiasi Prodi Studi Agama Agama perlu dilakukan secara terus menerus, terarah dan terprogram sehingga visi, misi tujuan serta nilai strategis Prodi SAA bisa dipahami secara komprehensif. Dengan begitu, berbagai kecurigaan dan salah sangka sebagian masyarakat terhadap Prodi Studi Agama Agama bisa diatasi. Kedepan, Prodi Studi Agama Agama bisa dikenal luas oleh para siswa sekolah menengah atas / Madrasah Aliyah serta santri pondok pesantren.

Tim Redaksi Prodi

Nurul Khorina Seci Vella