TIGA MAHASISWA S1 SAA UIN SUKA MAGANG DI KANWIL KEMENAG D.I. YOGYAKARTA HINGGA 19 SEPTEMBER 2026

Mulai 5 Agustus 2025, tiga mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama (SAA) resmi melaksanakan kegiatan magang di Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY). Ketiganya merupakan Ditaysa Choiril Diah Ayu Rohmah (24105020013) yang ditempatkan di Bagian Kerukunan Umat Beragama (KUB), Mahasin Aliffatimah (24105020010) yang ditempatkan pada bidang Pembimas Hindu, serta Nahliza Agung Putri (24102020018) yang ditempatkan pada bidang Pembimas Katolik. Kegiatan magang tersebut berlangsung hingga 19 September 2025.

Penempatan mahasiswa pada masing-masing bidang dilakukan berdasarkan kebutuhan unit kerja serta kesesuaian dengan latar belakang dan minat mahasiswa. Selama menjalani kegiatan magang, ketiganya memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung lingkungan kerja di instansi Kementerian Agama, khususnya dalam bidang pelayanan dan pembinaan kehidupan keagamaan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di Bagian Kerukunan Umat Beragama (KUB), Ditasya Choiril mendapatkan berbagai tugas yang berkaitan dengan isu kerukunan umat beragama. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melakukan follow-up terhadap pemberitaan mengenai konflik atau peristiwa keagamaan yang terjadi di berbagai daerah. Kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan dengan mengumpulkan informasi, tetapi juga dengan menelusuri perkembangan berita dan memahami faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya suatu peristiwa keagamaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam melakukan pemantauan isu sekaligus memahami pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Selain kegiatan yang berkaitan dengan isu kerukunan, mahasiswa juga turut membantu sejumlah pekerjaan administratif dan pendukung di lingkungan Kanwil Kemenag DIY. Salah satunya adalah melakukan pemindaian (scanning) buku sebagai bagian dari upaya menyongsong digitalisasi perpustakaan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu mengalihmediakan koleksi buku ke dalam bentuk digital sehingga informasi dan pengetahuan yang terdapat di dalamnya dapat lebih mudah dikelola dan diakses pada masa mendatang.

Mahasiswa magang juga terlibat dalam kegiatan pendataan buku. Proses tersebut memberikan pengalaman mengenai pengelolaan koleksi perpustakaan secara lebih sistematis. Selain itu, mahasiswa turut membantu mengedit pamflet yang digunakan untuk kebutuhan informasi dan publikasi kegiatan di lingkungan Kanwil Kemenag DIY. Berbagai tugas tersebut menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan administrasi, pengolahan informasi, desain sederhana, serta pengelolaan data.

Sementara itu, Mahasin Aliffatimah yang ditempatkan di Pembimas Hindu mendapatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan kehidupan keagamaan umat Hindu di Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu pengalaman yang diperoleh adalah mengikuti kegiatan Purnama Tilem yang dilaksanakan di Candi Prambanan dan Candi Ijo. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan keagamaan Hindu sekaligus memahami nilai-nilai keagamaan dan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Mahasiswa mendapatkan Pelajaran lapangan secara langsung melalui berbagai percakapan dan pembicaraan seputar keagamaan di dalam Hindu selama mengikuti kegiatan peribadahan.

Mahasiswa juga berkesempatan mengikuti upacara Piodalan di Pantai Ngobaran. Keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman penting untuk mengenal lebih dekat praktik keagamaan Hindu, khususnya dalam konteks kehidupan umat Hindu di Yogyakarta. Selain mengikuti kegiatan keagamaan, mahasiswa juga membantu berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan administrasi dan pembinaan umat di lingkungan Pembimas Hindu, seperti penyerahan piagam sertifikat perlombaan, pembuatan sertifikat juga kegiatan bulanan yang dilakukan oleh para pembimbing Hindu provinsi Yogyakarta seperti penyuluhan penyuluh dan guru hindu Yogyakarta.

Pada bidang Pembimas Katolik, Nahliza Agung Putri memperoleh pengalaman melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan umat Katolik. Kegiatan tersebut mencakup pendampingan dan pengamatan terhadap aktivitas kekatolikan yang berada dalam lingkup pembinaan Kementerian Agama. Mahasiswa juga berkesempatan mengenal proses administrasi serta berbagai bentuk kegiatan pembinaan yang ditujukan untuk mendukung kehidupan keagamaan umat Katolik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Keterlibatan dalam kegiatan-kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai bagaimana Kementerian Agama menjalankan fungsi pembinaan kehidupan beragama. Tidak hanya mempelajari aspek administratif, mahasiswa juga dapat melihat bagaimana hubungan antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dibangun untuk menciptakan kehidupan beragama yang harmonis.

Selama masa magang, ketiga mahasiswa juga mendapatkan pengalaman untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja profesional, berkomunikasi dengan pegawai, mengelola data, melakukan penelusuran informasi, serta terlibat dalam berbagai kegiatan keagamaan di lapangan. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di luar ruang perkuliahan.

Program magang di Kanwil Kemenag DIY menjadi kesempatan bagi mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan realitas kehidupan keagamaan di masyarakat. Melalui penempatan di bidang KUB, Pembimas Hindu, dan Pembimas Katolik, mahasiswa dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai kerukunan umat beragama, pembinaan kehidupan keagamaan, administrasi pemerintahan, hingga pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan informasi.

Dengan berakhirnya kegiatan magang pada 27 Agustus 2025, pengalaman yang diperoleh selama kurang lebih satu setengah bulan diharapkan dapat menjadi bekal bagi Ditaysa Choiril Diah Ayu Rohmah, Mahasin Aliffatimah, dan Nahliza Agung Putri untuk mengembangkan keterampilan, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.