EMPAT MAHASISWA S1 SAA UIN SUKA, MAGANG DI KANTOR URUSAN AGAMA UMBULHARJO (NADIA IZZATUL ULYA, SILVA DWI SABILLIA, NUR JANNAH DONGORAN DAN ANDI MUIZZATUL MUYASSARA)
Foto Magang Mahasiswa S1 SAA UIN Sunan Kalijaga
Kegiatan magang merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang memberikan kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman secara langsung di kantor dan masyarakat. Bagi kami, kegiatan magang penting dilakukan karena pembelajaran tentang agama tidak hanya diperoleh melalui teori di dalam perkuliahan, tetapi juga perlu dipahami melalui praktik dan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, magang menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana nilai-nilai agama diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan salah satu lembaga yang memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan di KUA tidak hanya berkaitan dengan urusan pernikahan saja, tetapi juga mencakup berbagai pelayanan, pembinaan, pendidikan, dan kegiatan sosial keagamaan. Melalui kegiatan magang di KUA Umbulharjo pada bulan Juli 2026, mahasiswa dharapkan dapat memahami lebih dekat KUA serta melihat hubungan antara ajaran agama dengan kehidupan sosial masyarakat.
Bagi mahasiswa Studi Agama-Agama, pengalaman magang di KUA Umbulharjo diharapkan dapat menjadi jembatan antara pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan kenadaan yang terjadi di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menambah wawasan, melatih kemampuan berkomunikasi dan beradaptasi, serta memahami berbagai bentuk praktik keagamaan yang berkembang di masyarakat. Dengan demikian, magang tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membantu mahasiswa memahami agama dalam konteks kehidupan sosial secara lebih nyata.
Kegiatan magang di Kantor Urusan Agama (KUA) Umbuharjo yang dilaksanakan pada bulan Juli 2026, dengan resmi 4 mahasiswa program Studi Agama-Agama yaitu Nadia Izzatul Ulya, Silva Dwi Sabillia, Nur Jannah Dongoran dan Andi Muizzatul Muyassara. Kami langsung terjun dan ikut serta disetiap kegiatan yang diadakan oleh KUA. Selama kegiatan magang berlangsung, mahasiswa diberikan beberapa tugas yang berkaitan dengan pencatatan, pengolahan data dan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap minggu. Salah satu kegiatan magang, mahasiswa mendapat berbagai tugas secara bergantian dalam bentuk scanning data akta nikah, rename (menganti nama file yang akan disummit) serta memasukan data pada google from yang dibuat oleh pihak KUA. Kami mengolah data akta nikah yang secara keseluruhan berjumlah kurang lebih 1800-an dimulai dari tahun 2012 hingga 2009.
Kegiatan rutin yang diadakan KUA pada hari Rabu jam 09.00 WIB, kegiatan yang merupakan salah satu bentuk pengabdian di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Terlantar Budhi Dharma. Disana kami membantu belajar ngaji kakek nenek yang tinggal di panti jompo tersebut, program ini penting diadakan sebagai bentuk kepedulian sesama manusia tanpa memandang usia. Lalu di jam 11.00, kami mengikuti program ngajar di SDN Tahunan pada kelas 1 A&B mengggunkan metode dan panduan dari buku “Kibar A B C ”. Kemudian dilanjut pada jam 13.00, kami mengikuti mengajar di SD Muhammadiyah Miliran pada kelas 1 dan 2 yang terbagi 3 golongan yaitu iqro 1-6, al-qur’an, dan hafalan surat-surat pendek atau juz amma. Dengan adanya kegiatan mengajar diberbagai madrasah diniyah hal ini menjadi pengalaman bagi mahasiswa dalam berinteraksi dengan berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia.
Disetiap hari kamis pagi kami mengikuti para penyuluh KUA untuk mengajar ngaji ibu-ibu di kantor kelurahan Warungboto. Dari kegiatan ini kami melihat jiwa spiritual, rasa semangat belajar, tekun, dan tidak malu walaupun memulai dari nol. Adapun kegitan lain yang diselenggarankan KUA di kantor kelurahan warungboto ialah ruqyah. Adanya kegiatan ruqyah memberikan kami pengalaman bahwa ruqyah masih menjadi salah satu praktik keagamaan yang berkembang dimasyarakat hingga saat ini.
Kami juga mendapat kesempatan ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan calon pengantin pada tanggal 15 juli 2026 yang dilaksanaan di aula kantor KUA Umbulharjo, dalam kegiatan ini, materi yang dijelaskan mengenai kehidupan berumah tangga, tanggung jawab suami istri, menjaga lingkungan yang bersih dan sehat, serta pentingnya membangun keluarga yang harmonis. Kemudian kami menyaksikan secara langsung akad nikah yang dilaksanakan di KUA Umbulharjo, dengan ini kami mengetahui dalam pelaksanaan akad nikah terdapat beberapa tahapan, mulai dari kesiapan kedua mempelai dan kelengkapan adminitrasi, pembacaan khutbah nikah, ijab qabul, hingga doa setelah akad nikah.
Adapun salah satu kegiatan yang diadakan oleh KUA ialah kerja bakti dan pembudayaan lingkungan, seperti pengolahan sampah yang dikategorikan menjadi dua bagian yaitu sampah organik dan no organik, salah satu cara pemilahan sampah yang dilakukan ialah dengan membuat sumur khusus (teba) sampah-sampah organik yang dicampur dengan cairan khusus. Hasil dari pengolahan sampah tersebut dapat menghasilkan pupuk yang berrmanfaat dan ramah lingkungan.
Rashdul qiblah adalah salah satu kegiatan yang diadakan oleh KUA, rashdul qiblah ini merupakan fenomena astronomi yang mana posisi matahari berada tepat diatas ka’bah sehingga saat peristiwa ini terjadi bayangan benda yang berdiri tegak lurus di permukaan bumi akan mengarah tepat kearah ka’bah. Ini adalah cara yang paling akurat dan sesuai untuk mengukur arah kiblat.
Dalam kegiatan survei tanah wakaf dan proses pewakafannya, kami melihat secara langsung langkah-langkah untuk pewakafan mulai dari pendataan, survei tanah wakaf sehingga akad berlangsung. Hal ini memberikan kami pengetahuan bahwasanya proses pewakafan sangat penting untuk menjaga sesuatu yang diwakafkan agar dapat dikelola dan dimanfaatkan sesuai dengan tujuannya. Kegiatan Pemberdayaan ekonomi umat ini sangat bermanfaat untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, dengan melalui seleksi yang dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Selama melaksanakan kegiatan magang di KUA Umbulharjo, kami sebagai mahasiswa Studi Agama-Agama (SAA) memperoleh pengalaman secara langsung mengenai berbagai bentuk pelayanan dan kegiatan keagamaan yang ada di masyarakat. Kami tidak hanya belajar mengenai administrasi, seperti scanning, rename, dan penginputan data akta nikah, tetapi juga mengikuti kegiatan pembinaan calon pengantin, akad nikah, wakaf, rashdul kiblat, ruqyah, pemberdayaan ekonomi umat, serta kegiatan sosial dan pendidikan. Dari berbagai kegiatan tersebut, kami dapat melihat bahwa peran KUA tidak hanya berkaitan dengan urusan pernikahan, tetapi juga memiliki keterlibatan dalam pendidikan agama, pembinaan masyarakat, pemberdayaan umat, dan kegiatan sosial.
Kegiatan magang di KUA Umbulharjo memberikan kami sebagai mahasiswa Studi Agama-Agama (SAA) pengalaman dalam melihat secara langsung berbagai praktik keagamaan yang ada di masyarakat. Dari kegiatan yang kami ikuti, kami memahami bahwa praktik keagamaan tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga memiliki hubungan dengan kehidupan sosial masyarakat. Kami dapat melihat bagaimana agama dipahami dan dijalankan oleh masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang.
Pengalaman selama magang juga mengajarkan kami untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat, bekerja sama, beradaptasi dengan lingkungan, serta menghargai perbedaan dalam menjalankan kegiatan keagamaan. Bagi kami sebagai mahasiswa SAA, pengalaman ini memberikan pemahaman bahwa kehidupan beragama di masyarakat memiliki bentuk yang beragam. Hal tersebut menjadi pengalaman penting karena kami dapat melihat secara langsung hubungan antara ajaran agama dengan kehidupan sosial.
Magang di KUA Umbulharjo membantu kami memahami teori yang telah dipelajari selama perkuliahan dengan keadaan yang terjadi di masyarakat. Kami menjadi lebih memahami bahwa Studi Agama-Agama tidak hanya mempelajari agama secara teori, tetapi juga melihat bagaimana agama hadir, dipahami, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman ini menjadi bekal bagi kami untuk menambah wawasan, meningkatkan kemampuan, dan menjadi bekal kami nantinya.