MAHASISWA S1 SAA (JUNAIDI ALBAGDADI (NIM: 24105020032) MAGANG DI RUMAH TAHFIDZ ANSHORI: MENUMBUHKAN SEMANGAT MENGHAFAL AL-QUR’AN MELALUI KEGIATAN

Rumah Tahfidz Al Anshori menjadi salah satu tempat yang memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan magang selama 1 bulan, dari 1 Agustus s.d. 30 Agustus 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kampus, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenal secara langsung kegiatan pendidikan keagamaan yang berlangsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan magang tersebut, mahasiswa dapat melihat bagaimana proses pembinaan dan pendampingan peserta didik dilakukan secara langsung.

KEGIATAN WISUDA/I TAHFIDZ

Selama menjalani kegiatan magang, mahasiswa ikut terlibat dalam berbagai aktivitas yang ada di Rumah Tahfidz Al Anshori. Kegiatan yang dilakukan antara lain membantu proses pembelajaran membaca Al-Qur’an, mendampingi hafalan, membantu mengondisikan peserta didik, serta mengikuti kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan rumah tahfidz. Setiap kegiatan memberikan pengalaman baru, terutama dalam memahami pentingnya kesabaran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan komunikasi dalam proses pendidikan.

KEGIATAN SETORAN HAFALAN

Kegiatan pembelajaran di Rumah Tahfidz Al Anshori memiliki suasana yang cukup aktif dan religius. Para peserta didik mendapatkan bimbingan untuk membaca dan menghafalkan Al-Qur’an secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dalam proses tersebut, pendamping tidak hanya dituntut untuk menyampaikan materi, tetapi juga memberikan motivasi agar peserta didik tetap memiliki semangat belajar. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi mahasiswa bahwa pendidikan Al-Qur’an membutuhkan pendekatan yang sabar dan penuh perhatian.

Selain membantu kegiatan pembelajaran, mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi dengan pengelola, pengajar, dan peserta didik. Interaksi tersebut membantu mahasiswa memahami bahwa keberhasilan suatu lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh materi pembelajaran, tetapi juga oleh hubungan yang baik antara pengajar dan peserta didik. Sikap saling menghargai, kerja sama, dan kepedulian menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.

Pengalaman magang di Rumah Tahfidz Al Anshori juga memberikan gambaran mengenai tantangan yang dihadapi dalam membimbing peserta didik. Setiap anak memiliki kemampuan, karakter, dan tingkat konsentrasi yang berbeda. Karena itu, proses pendampingan membutuhkan cara yang fleksibel dan tidak monoton. Mahasiswa belajar untuk menyesuaikan diri dengan keadaan peserta didik serta berusaha memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kegiatan magang tersebut memberikan manfaat yang cukup besar bagi mahasiswa. Pengalaman di lapangan membuat mahasiswa tidak hanya memahami teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga mampu melihat penerapannya dalam kehidupan nyata. Mahasiswa menjadi lebih memahami arti tanggung jawab dalam menjalankan tugas, pentingnya ketepatan waktu, serta perlunya menjaga sikap ketika berada di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Dari seluruh rangkaian kegiatan, Rumah Tahfidz Al Anshori dapat dipandang sebagai lingkungan yang mendukung pembentukan karakter religius sekaligus menjadi ruang belajar bagi mahasiswa. Kegiatan menghafal Al-Qur’an yang dilakukan secara rutin dapat membantu membangun kedisiplinan dan kebiasaan positif peserta didik. Sementara itu, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan magang menjadi pengalaman yang dapat memperkuat kemampuan sosial, komunikasi, dan kepedulian terhadap pendidikan keagamaan.

KEGIATAN SHOLAT BERJAMA’AH

Pelaksanaan magang di Rumah Tahfidz Al Anshori memberikan pengalaman yang bermanfaat dalam memahami proses pendidikan Al-Qur’an secara langsung. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar sekaligus berkontribusi dalam kegiatan pembelajaran dan pendampingan peserta didik. Kegiatan tersebut juga melatih sikap disiplin, tanggung jawab, kesabaran, komunikasi, dan kerja sama. Dengan demikian, magang tidak hanya memberikan pengalaman akademik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan keterampilan dan karakter yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

KEGIATAN LOMBA FUTSAL

Ke depan, kegiatan di Rumah Tahfidz Al Anshori diharapkan dapat terus dikembangkan dengan mempertahankan suasana belajar yang nyaman dan religius. Pengelola dan pengajar dapat menambah variasi metode pembelajaran agar peserta didik semakin tertarik dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an. Bagi mahasiswa yang melaksanakan magang, disarankan untuk lebih aktif, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menyesuaikan diri dengan karakter peserta didik. Kerja sama antara pihak rumah tahfidz dan mahasiswa juga perlu dijaga agar kegiatan magang dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.