MAHASISWA KKN PRODI S1 SAA, NATASYA ANGGITA PUTRI ZAHRANI, MENJADI PEMATERI EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH DI SDN 2 PARANGTRITIS

Parangtritis, Kabupaten Bantul, 29 Juli 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) regular 120 UIN Sunan Kalijaga kelompok Bhumi Mancingan dari program studi Studi Agama-Agama sukses menyelenggarakan kegiatan seminar edukasi pengelolaan sampah bagi siswa-siswi SDN 2 Parangtritis. Kegiatan yang menyasar kepada siswa kelas 1,2, dan 3 tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi dan pengabdian mahasiswa dalam menanamkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menanamkan nilai agama sejak dini. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Bhumi Mancingan menyampaikan materi mengenai pengenalan sampah, cara pengolahan sampah 3R (reduce, reuse, recycle) serta pentingnya memahami berbagai jenis sampah. Dalam kegiatan ini, Natasya Anggita Putri Zahrani salah satu mahasiswa S1 SAA KKN UIN Sunan Kalijaga turut berperan sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut.

Materi disampaikan dengan pendekatan yang interaktif dengan mengangkat tema Pengenalan dan Pengelolaan Sampah dalam kehidupan sehari-hari serta disesuaikan dengan usia peserta. Para siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai apa itu sampah dan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan, tetapi sekaligus diajak mengenali perbedaan sampah berdasarkan macam-macamnya. Untuk memperkuat pemahaman siswa-siswi, kegiatan dilakukan dengan praktik memilah dan mengelompokkan sampah. Melalui praktik tersebut, siswa diajak secara langsung untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dengan membedakan dan menempatkan sampah sesuai dengan jenis dan tempat pembuangan yang tepat. Edukasi yang diberikan juga tidak berhenti pada aspek kebersihan lingkungan, dalam penyampaian materi, pemateri turut mengaitkan persoalan sampah dengan nilai-nilai keagamaan, khususnya dalam ajaran agama islam.

Para siswa diajak untuk memahami bahwa menjaga kebersihan juga merupakan bagian dari keimanan dan dapat menjadi salah satu bentuk penerapan nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. “sebagai manusia kita juga merupakan makhluk hidup yang tinggal di bumi yang Allah ciptakan ini, kita harus menjaga lingkungan yang kita tinggali seperti halnya dalam hadits atthuhuru syathrul iimaan; yang artinya: kebersihan adalah separuh dari iman (HR. Muslim-223)” ujar Natasya Anggita. Pendekatan tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk mengenalkan bahwa persoalan lingkungan bukan hanya berkaitan kebersihan saja, tetapi juga memiliki berbagai dimensi nilai serta tanggungjawab moral. Dengan demikian, kepedulian terhadap lingkungan dapat ditanamkan sebagai kebiasaan baik sekaligus menjadi upaya pembentukan karakter peserta didik SDN 2 Parangtritis.

Seminar berlangsung dengan penuh antusias dan interaktif antara pemateri dengan audiens. Para siswa terlihat bersemangat mengikuti rangkaian materi serta terlibat aktif dalam sesi praktik. Interaksi yang terbangun antara siswa dengan mahasiswa KKN membuat proses pembelajaran berlangsung lebih menyenangkan dan mudah diterima serta mampu dipahami oleh peserta. Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam pembentukan kebiasaan sederhana pada anak mulai dari mengenali apa itu sampah, jenis-jenis sampah, cara memilahnya, hingga kesadaran untuk menjaga lingkungan dengan cara membuang sampah ditempat yang tepat, seperti jargon yang diajarkan saat pematerian berlangsung; “Anak Hebat; Buang Sampah di Tempat yang Tepat”. Kegiatan tersebut diharapkan juga tidak hanya diberikan pada siswa, tetapi juga mampu mendorong kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggungjawab Bersama.