MAHASISWA KKN S1 SAA, NILA FADLA SALSABILA, MELAKSANAKAN PROGRAM KKN PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN TPQ MELALUI PROGRAM UPGRADING PEMBELAJARAN BERBASIS TILAWATI

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 120 melaksanakan program Upgrading TPQ sebagai bentuk penguatan kualitas pembelajaran Al-Qur'an di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Dusun Sumbersari, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Program ini berangkat dari hasil observasi yang menunjukkan bahwa TPQ telah menggunakan metode Tilawati sebagai acuan pembelajaran. Namun, pelaksanaannya masih belum optimal. Dalam praktiknya, sebagian santri dinaikkan ke jilid berikutnya meskipun bacaan pada jilid sebelumnya belum benar-benar dikuasai. Selain itu, keterbatasan tenaga pengajar yang telah lanjut usia menyebabkan proses evaluasi kemampuan santri belum dapat dilakukan secara maksimal.

Selain persoalan implementasi pembelajaran Tilawati, mahasiswa KKN juga menemukan bahwa pembinaan akhlak santri masih perlu diperkuat. Sebagian anak belum terbiasa menerapkan adab dalam belajar, menghormati guru, menjaga kedisiplinan, maupun membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, program upgrading tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga pada pembentukan karakter Islami melalui berbagai metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.

Melalui program ini, Nila Fadla Salsabila, mahasiswa Program Studi S1 Studi Agama-Agama UIN Sunan Kalijaga, melaksanakan pendampingan pembelajaran Al-Qur'an setiap hari dengan memperkuat penerapan metode Tilawati sesuai kemampuan masing-masing santri. Santri didorong untuk menguasai bacaan pada setiap jilid sebelum melanjutkan ke tingkat berikutnya. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi akhlak, pembiasaan adab, pengenalan hadis melalui inovasi Tepuk Hadis, serta kegiatan setor hafalan surat-surat pendek.

Untuk meningkatkan motivasi belajar, mahasiswa KKN juga menghadirkan Papan Reward sebagai bentuk apresiasi kepada santri. Setiap anak yang mampu menjawab pertanyaan, menunjukkan perilaku baik, atau berhasil menyelesaikan hafalan akan memperoleh satu bintang. Setelah jumlah bintang mencapai target tertentu, santri memperoleh hadiah sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan kedisiplinannya. Sistem ini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kompetitif secara sehat, dan menyenangkan.

Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya perubahan positif selama kegiatan berlangsung. Santri menjadi lebih antusias mengikuti pembelajaran, lebih bersemangat menyetorkan hafalan, serta lebih percaya diri ketika menjawab pertanyaan. Pembiasaan akhlak juga mulai terlihat dalam interaksi mereka dengan guru maupun teman sebaya. Di sisi lain, penguatan implementasi metode Tilawati membantu proses pembelajaran menjadi lebih terarah karena kemampuan membaca Al-Qur'an santri dievaluasi sesuai tingkat penguasaannya, bukan semata-mata berdasarkan kenaikan jilid.

Melalui program Upgrading TPQ ini, mahasiswa KKN berharap berbagai inovasi yang telah diterapkan dapat terus dilanjutkan oleh para pengajar setelah masa pengabdian berakhir. Dengan penguatan implementasi metode Tilawati, pembiasaan akhlak, pengenalan hadis melalui Tepuk Hadis, kegiatan setor hafalan, serta sistem Papan Reward, TPQ diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, menyenangkan, dan berkelanjutan sehingga menghasilkan generasi yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur'an, tetapi juga berakhlak mulia.