KERJA SAMA DENGAN ASAI DAN SAA UIN PALEMBANG, KAPRODI S1 SAA UIN SUKA MENJADI NARASUMBER SEMINAR DAN WORKSHOP NASIONALREORIENTASI VISI, MISI, KURUKULUM OBE DAN TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI PRODI SAA UIN RADEN FATAH DALAM PERSPEKTIF KEILMUAN DAN TANTANGAN MA
Flyer Seminar dan Workshop Nasional Kurikulum OBE
Kerja sama antara ASAI, S1 SAA UIN Palembang, dan, SAA S1 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Narasumber Seminar Dan Workshop Nasionalreorientasi Visi, Misi, Kurukulum Obe Dan Tridharma Perguruan Tinggi Prodi Saa Uin Raden Fatah
Dalam Perspektif Keilmuan dan Tantangan Masyarakat Asia Tenggara. Dalam Kerjasama ini, S1 SAA UIN Sunan Kalijaga meyediakan dua narasumber, yaitu: Dr. Ahmad Salehudin, MA (Dosen S1 SAA UIN Suka), dan, Roni Ismail (Kaprodi S1 SAA UIN Suka). Seminar dan Workshop Nasional ini digawangi oleh Kaprodi SAA UIN Palembang, Dr. Nugroho, S.Th.I., M.S.I., dan diadakan secara daring via Zoom pada Selasa, 8 September 2026.
Kaprodi S1 SAA UIN Sunan Kalijaga, Roni Ismail, diberi tugas untuk materi Review dan Penguatan Kurikulum OBE Prodi SAA menuju Rekognisi Asia Tenggara. Dalam paparannya, Ismail menerangkan terlebih dahulu tentang mudahnya memahami OBE, baik dengan teori BCC (Behavior, Condition, dan Criterion; quantitative, qualitative, dan, time limit), maupun denga teori lama ABCD (Audience, Bahaviour, Condition, dan Degree). Di Criteion dan Degree inilah lauran (outcome) pembelajaran dengan mudah dirumuskan baik secara kualitatif, kuantitatif, maupun, time limit.
Ismail selanjutnya memaparkan hasil review atas Kurikulum OBE SAA UIN Palembang dari dua perspektif, yaitu: OBE dan Leveling Asia Tenggara. Review difokuskan pada unsur-unsur pokok kurikulum, yaitu: Pertama. Profil Prodi, terdiri dari Visi Prodi, Visi Keilmuan, Misi Prodi, dan Tujuan Prodi. Kedua. Prodil Lulusan dan Deskripsi Profil Lulusan. Ketiga. Perumusan CPL berdasarkan Profil Lulusan ke dalam CPL Sikap dan Tata Nilai, Penguasaan Pengetahuan, Keterampilan Umum, dan, Keterampilan Prodi. Keseluruhan disarankan maksmimal hanya 10 CPL terutama untuk persiapan akreditasi internasional, baik FIBAA, AQUIN, dan ASIIN. Keempat, penentuan bahan kajian, mata kuliah, kedalaman, dan, keluasan. Kelima. Penentuan SKS, sesuai rumus. Keenam, sebaran semester terutama semester 1 dan 2 yang hanya maksimal masing-masing 20 SKS sesuai SK Permendikbudristek No 53 tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, Pasal 18 ayat 2, butir a.
Paparan Ismail di atas sangat produktif dan teknis, serta disertai Solusi alternatif atas setiap feedback yang diberikan. Hasil review disambut baik oleh Kaprodi SAA UIN Palembang, Dr Nugroho, M.S.I., untuk penyempurnaan Kurikulum ke depan dari perspektif OBE dan Rekognisi Asia Tenggara. Dengan penyempurnaan ini, diharapakan dapat meningkatkan kualitas lulusan SAA UIN Radeng Fatah Palembang di masyarakat dan direkognisi regional Asia Tenggara (by R.I.P).