KKN MAHASISWA S1 SAA, SALWA (231050037), GELAR EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN ECOBRICK DI TK BUNAYA ASIH
Foto Kegiatan KKN S1 SAA Salwa
GIRIPURWO – Dalam upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menyelenggarakan kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan ecobrick di TK Bunaya Asih, Desa Klampok, Giripurwo, pada Jumat (7/8). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dengan pendampingan langsung dari para guru dan tim KKN.
Program yang berlangsung pukul 07.15 hingga 10.03 WIB ini diawali dengan pembukaan oleh Andi Syahputra Lubis dan Elvara Thyola selaku pembawa acara. Sesi dilanjutkan dengan penyampaian materi edukatif bertema "Pentingnya Mengelola Sampah yang Baik dan Benar" oleh Muhammad Irfan Bagus Setiawan. Dalam pemaparannya, Irfan menekankan pentingnya pemilahan sampah berdasarkan jenisnya—organik, anorganik, dan kertas—serta tata cara pengolahannya agar tidak mencemari lingkungan.
Guna mengoptimalkan pendampingan, para siswa dibagi menjadi dua kelompok besar, yakni kelompok kelas atas dan kelas bawah. Setiap kelompok didampingi oleh mahasiswa KKN untuk praktik langsung membuat ecobrick, sebuah metode sederhana memadatkan sampah plastik non-organik ke dalam botol bekas.
Proses pembuatan dimulai dari pemilahan sampah plastik yang layak, pemotongan menjadi bagian kecil, hingga dimasukkan ke dalam botol plastik. Para siswa diajak mendorong dan memadatkan plastik menggunakan tongkat kecil hingga botol berstruktur kokoh. Setelah padat, botol-botol tersebut dirangkai membentuk lingkaran, direkatkan dengan isolasi, dilapisi kardus pada bagian atas dan bawah, serta dipercantik menggunakan wallpaper berwarna merah muda hingga siap dimanfaatkan menjadi mebel sederhana.
Melalui orientasi praktik ini, mahasiswa KKN berharap dapat memicu kebiasaan positif pada diri anak-anak untuk memilah dan membuang sampah pada tempatnya. Langkah kecil ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam membentuk generasi muda yang kritis, peduli, dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan di masa depan (by SLW)